Hardest Way

Kadang apa yang terlalu kita harapkan takkan terjadi, namun apa yang kita tidak harapkan terjadi. Semua terasa berjalan lebih lambat dari biasa, but time keep moving forward. Aku hanya gadis labil yang sedang menikmati rasanya jatuh cinta, In fact,I still afraid if I think about the pain, yes I realized that I love him but I more love myself. Egois? Hm, memang ..

Abstrak adalah suatu kata yang hampir tepat untuk menjelaskan apa yang terjadi sekarang antara kita, itupun kalau memang dia masih menanggapnya, masih mencoba, masih berusaha..

Sesuatu yang berlebihan tak akan pernah mendapatkan sesuatu yang baik. Itu yang aku pelajari dari 2 bulan lalu. And now, I just can’t accept it. Aku hanya berpikir untuk membentuk suatu hubungan, kau harus menjadi diri sendiri, don’t act like another person.

Memang aku memulai semua ini dengan kebohongan, dan aku tahu bahwa sesuatu yang dimulai dengan kebohongan tidak akan berjalan dengan baik. Ya, aku membohongi dia dan diriku sendiri, lebih tepatnya hati kecilku sendiri.

Naif, suatu kata yang hampir tepat untuk menjelaskan keadaanku sekarang. Aku berusaha untuk terlihat baik-baik saja, dan pada memang kenyataan aku baik-baik saja. Hanya saja, aku tak tahu. Rasa itu, tidak sakit, hanya hampa. Seperti lubang yang gelap, tak ada ujung, hanya kegelapan dan kesunyian yang kau rasa.

You didn’t look my eyes, You didn’t read my heart. You don’t want to try undertand my sadness, “I Love You”, isn’t enough to you?

Dan sekarang, kita telah berjalan dijalan kita masing-masing. Don’t you remember about our promises? Seakan janji itu takkan pernah ditepati.

We awkwardly sit across each other,
Making small talk and asking what’s new
The moments when the conversation stop for a moment
The cold silence freezes us

We will become strangers at this place right now
Someone will shed tears and be left alone but
I hate seeing you try not to scar me and feel ill at ease
So I’ll let you go

Mungkin kau tak tahu itu sebuah bait lagu, tapi yang mungkin kau tahu lagu itu benar-benar menggambarkan apa yang sekarang terjadi pada kita, kalau kamu masih menganggap kata “kita”.

Good bye now
It hurts and hurts and it’s foolish but good bye
Though I may never see you again.

Iklan

~ oleh racleuetc pada Maret 23, 2013.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: